Training Perpajakan mencakup semua jenis pajak yang terdiri dari:

PPh Pasal 25

Pajak penghasilan menurut pasal 25 atau PPh 25 adalah pajak yang dikenakan untuk orang pribadi, perusahaan atau badan hukum lainnya atas penghasilan yang didapatkan.

PPh Pasal 21

PPh Pasal 21 menurut Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-32/PJ/2015 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun yang sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subyek pajak dalam negeri.

PPh Pasal 23

Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 23 adalah pajak yang dipotong atas penghasilan yang berasal dari modal, penyerahan jasa, atau hadiah dan penghargaan, selain yang telah dipotong PPh Pasal 21.

PPh Pasal 4(2)

Pajak penghasilan (PPh) Pasal 4 ayat 2 merupakan salah satu pajak penghasilan yang bersifat final, artinya atas pajak ini tidak dapat dikreditkan atau dikurangkan dari total pajak penghasilan terutang pada akhir tahun pajak.

PPh Pasal 22

Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 adalah PPh yang dipungut oleh: Bendahara Pemerintah Pusat/Daerah, instansi atau lembaga pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya, berkenaan dengan pembayaran atas penyerahan barang, Badan-badan tertentu, baik badan pemerintah maupun swasta berkenaan dengan kegiatan di bidang impor atau kegiatan usaha di bidang lain, dan Wajib Pajak Badan yang melakukan penjualan barang yang tergolong sangat mewah.

PPh Pasal 15

Pajak penghasilan (PPh) Pasal 15 merupakan pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan yang diterima atau diperoleh wajib pajak (WP) tertentu menurut UU Nomor 36 tahun 2008 (UU PPh), yaitu: Perusahaan pelayaran, Perusahaan penerbangan, Perusahaan asuransi luar negeri, Perusahaan pengeboran minyak, gas dan panas bumi, Perusahaan dagang asing serta Perusahaan yang melakukan investasi dalam bentuk bangun-guna-serah atau BOT (build, operate, and transfer) yang biasanya terkait dengan proyek-proyek yang disediakan untuk infrastruktur, seperti pembangunan jalan tol, kereta bawah tanah dan lain-lain.

Pajak Pertambahan Nilai

PPN adalah pajak yang dikenakan atas transaksi jual beli yang dilakukan oleh orang pribadi atau pun badan. Objek PPN adalah barang dan jasa kena pajak, impor barang kena pajak.

Audit Pajak

Pemeriksaan pajak merupakan bagian tak terpisahkan (built-in) dengan sistem self assessment yang dianut dalam sistem perpajakan di Indonesia. Pemeriksaan pajak dilakukan dalam rangka pengawasan (control) kepatuhan pemenuhan kewajiban perpajakan.

Akuntansi Perpajakan

Akuntansi Perpajakan merupakan suatu seni dalam mencatat, menggolongkan, serta menafsirkan transaksi-transaksi finansial yang dilakukan oleh perusahaan dan bertujuan untuk menentukan jumlah penghasilan kena pajak yang diperoleh dalam suatu tahun pajak untuk dipakai sebagai dasar penetapan beban dan/atau pajak penghasilan yang terutang oleh perusahaan sebagai wajib pajak.

Laporan Keuangan untuk Non Keuangan

Manajemen keuangan adalah sistem yang sangat penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Untuk mempelajari manajemen keuangan tidak hanya seorang akuntan atau ekonom, namun profesi seperti ahli statistik, ahli ekonomi, ahli hukum, insinyur, investor dan para eksekutif kegiatan usaha lain juga membutuhkan pengetahuan tentang manajemen keuangan.

Akuntansi

Mempelajari pengumpulan data, verifikasi data, entri dan posting data dan pelaporan, dengan produk akhir berupa Laporan Keuangan yang dalam bahasa Inggris disebut Financial Statement yang terdiri dari Laporan Neraca, laporan Laba Rugi dan Laporan perubahan modal serta laporan arus kas.

Let us improve your business!

Morbi eget augue bibendum, faucibus mi et, scelerisque mauris. Aenean dapibus massa a sapien hendrerit molestie vitae eget leo. Etiam tristique urna nibh, nec rutrum mi eleifend facilisis. Quisque semper ante metus. In in convallis urna, ut aliquam mi!